Talkshow

  • IDEAS 2026

    Senior Manager Corporate Secretary PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami, tampil sebagai pembicara dalam Conference Indonesia DEI & ESG Awards (IDEAS) 2026 yang diselenggarakan PR Indonesia di Jakarta pada Kamis, 9 Juli 2026, mengusung tema besar “Dari Nilai ke Dampak: Komunikasi DEI dan ESG untuk Indonesia yang Berkelanjutan”. Dalam forum yang mempertemukan para praktisi, akademisi, dan pemimpin industri untuk berbagi praktik terbaik implementasi DEI dan ESG di Indonesia tersebut, Fiona membawakan materi bertajuk “Keberagaman, Keberpihakan, dan Tumbuh dalam ESG & DEI sebagai Strategi Bisnis Berbasis Ekosistem Pelabuhan” sekaligus berpartisipasi dalam sesi panel discussion bersama empat narasumber lain, yakni Gary Ng (Founder & Director Infinity Continuity), Dr. Indra Ardiyanto (Dosen dan Praktisi Komunikasi Korporat dan Keberlanjutan), Marthella Sirait (CEO KONEKIN), serta Mona Monika (Head of Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia). Melalui pemaparannya, Fiona menegaskan bahwa ESG dan DEI bukan sekadar kepatuhan, melainkan bagian dari strategi bisnis PTP Nonpetikemas dalam merawat dan memperkuat ekosistem kepelabuhanan yang berkelanjutan.

  • MAW Talk Spesial Talkshow episode #71 diselenggarakan pada Rabu, 22 April 2026 melalui platform Zoom Meeting, dipandu langsung oleh Asmono Wikan, Founder & CEO MAW Talk sekaligus PR Indonesia Group. Talkshow ini menghadirkan tiga praktisi komunikasi lintas industri sebagai narasumber: Dony Indrawan (Manager Communication Relations & CID, PT Pertamina Hulu Indonesia), Fiona Sari Utami (SM Corporate Secretary, PT Pelabuhan Tanjung Priok / PTP Nonpetikemas), dan Rininta Agustina (Head of Corporate Affairs & Corporate Secretary, Linknet).

    Para narasumber bersepakat bahwa stakeholder engagement bukan lagi aktivitas pendukung melainkan strategi inti perusahaan. Fiona menegaskan: “Stakeholder engagement bukan lagi opsi, tetapi strategi perusahaan — tanpa pengelolaan yang baik, keberlanjutan dan kesuksesan perusahaan akan terpengaruh.” Nilai penting talkshow ini terletak pada persilangan perspektif tiga industri berbeda (migas hulu, telekomunikasi, kepelabuhanan) yang semuanya bermuara pada satu kesimpulan: kepercayaan publik adalah fondasi reputasi yang tidak bisa dibangun dadakan.

    Visit: [Artikel] [Podcast]