• MAW Talk Spesial Talkshow episode #71 diselenggarakan pada Rabu, 22 April 2026 melalui platform Zoom Meeting, dipandu langsung oleh Asmono Wikan, Founder & CEO MAW Talk sekaligus PR Indonesia Group. Talkshow ini menghadirkan tiga praktisi komunikasi lintas industri sebagai narasumber: Dony Indrawan (Manager Communication Relations & CID, PT Pertamina Hulu Indonesia), Fiona Sari Utami (SM Corporate Secretary, PT Pelabuhan Tanjung Priok / PTP Nonpetikemas), dan Rininta Agustina (Head of Corporate Affairs & Corporate Secretary, Linknet).

    Para narasumber bersepakat bahwa stakeholder engagement bukan lagi aktivitas pendukung melainkan strategi inti perusahaan. Fiona menegaskan: “Stakeholder engagement bukan lagi opsi, tetapi strategi perusahaan — tanpa pengelolaan yang baik, keberlanjutan dan kesuksesan perusahaan akan terpengaruh.” Nilai penting talkshow ini terletak pada persilangan perspektif tiga industri berbeda (migas hulu, telekomunikasi, kepelabuhanan) yang semuanya bermuara pada satu kesimpulan: kepercayaan publik adalah fondasi reputasi yang tidak bisa dibangun dadakan.

    Visit: [Artikel] [Podcast]

  • PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) menyelenggarakan PortPress 2026 “Kompetisi Karya Jurnalistik” — sebuah program kolaborasi dengan insan media nasional untuk mengangkat peran strategis sektor kepelabuhanan dalam mendukung distribusi logistik dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Mengusung tema “PTP Nonpetikemas Menggerakkan Logistik untuk Pertumbuhan Ekonomi”, kompetisi ini berlangsung mulai 16 Maret hingga 14 Juni 2026 (diperpanjang dari batas semula 29 Mei) dengan dua kategori utama: Lomba Tulis Jurnalistik (hardnews dan feature) serta Lomba Foto Jurnalistik, berhadiah total puluhan juta rupiah.

    Dewan juri PortPress 2026 terdiri dari lima nama: Uni Lubis (Pemimpin Redaksi IDN Times), Retno Pinasti (Pemred Emtek Media, Ketua Forum Pemred), Agus Susanto dan Hendra Eka (fotografer jurnalis senior), serta Indra Hidayat Sani, Direktur Utama PTP Nonpetikemas sendiri. Sebagai SM Sekretaris Perusahaan, Fiona Sari Utami berperan sebagai menjadi motor penyelenggaraan, menjadi wajah publik program di seluruh komunikasi resmi, aktif hadir di kegiatan Port Visit ke 11 cabang pelabuhan termasuk Palembang (15 April 2026), dan konsisten menyuarakan visi PortPress sebagai “ruang kolaborasi untuk memperluas pemahaman publik tentang sektor logistik yang kerap bekerja di belakang layar.”

  • PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) meraih penghargaan pada ajang 15th Anugerah BUMN 2026 dalam kategori National Hub Port & Strategic Maritime Connectivity, diselenggarakan oleh BUMN Track bersama BTA Academy di Hotel Borobudur, Jakarta, 10 Maret 2026. Penghargaan diterima oleh Senior Manager Corporate Secretary Fiona Sari Utami yang mewakili perusahaan pada malam penganugerahan tersebut. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi PTP Nonpetikemas dalam memperkuat konektivitas maritim nasional dan mendukung kelancaran rantai pasok melalui pengelolaan terminal nonpetikemas di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari curah kering, curah cair, hingga general cargo. Dari 79 perusahaan BUMN dan anak perusahaan BUMN yang mengikuti seleksi ketat, PTP Nonpetikemas menegaskan komitmennya pada tata kelola yang kuat dan nilai ekonomi berkelanjutan, sejalan dengan tema besar ajang yang bertajuk “BUMN Menuju Indonesia Emas.”

  • Fiona Sari Utami meraih penghargaan Insan PR Indonesia 2026 pada subkategori General Manager dalam ajang 11th PR Indonesia Awards (PRIA) yang digelar di Yogyakarta, 13 Februari 2026 — sebuah kompetisi kinerja kehumasan paling komprehensif di Indonesia. Penghargaan ini diberikan setelah melalui proses penjurian ketat pada 17–18 Desember 2025, di mana dewan juri yang terdiri dari praktisi dan pakar komunikasi nasional menilai kompetensi kepemimpinan serta strategi komunikasi yang dijalankan dalam membangun reputasi dan menjaga kepercayaan publik. Bagi Fiona, pengakuan ini menegaskan keyakinannya bahwa komunikasi bukan lagi sekadar penyampaian informasi, melainkan instrumen strategis untuk memastikan setiap kebijakan dan arah bisnis perusahaan dipahami secara utuh oleh seluruh pemangku kepentingan.